Bos BRI Beri Jaminan Restrukturisasi Kredit dan Modal Kerja ke UMKM

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 16 Juni 2020 19:33 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 16 278 2231167 bos-bri-beri-jaminan-restrukturisasi-kredit-dan-modal-kerja-ke-umkm-CBreRUfubz.jpg BRI (Okezone)

JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menjamin kepada para pelaku UMKM yang akan melakukan restrukturisasi akan dilayani. Mengingat pelaku UMKM menjadi salah satu kontributor terbesar perekonomian nasional.

Direktur Utama Bank BRI Sunarso mengatakan, pihaknya memberikan jaminan kepada siapapun yang mengajukan restrukturisasi kredit. Asalkan kredit yang dimaksud memang benar-benar terdampak dari pandemi covid-19.

 Baca juga; Bos BRI Blakblakan Restrukturisasi Kredit Tembus 2,3 Juta Nasabah Rp140,24 Triliun

"Restrukturisasi akan diberikan tenang saja asal memang terdampak Covid bukan macet sebelum covid-19," ujarnya dalam diskusi virtual, Selasa (16/6/2020).

Sunarso memaparkan, sejak 16 Maret hingga akhir Mei, realisasi restrukturisasi kredit yang sudah dilakukan mencapai Rp160,5 triliun. Angka tersebut diberikan kepada 2.634.901 nasabah.

Adapun dia memaparkan beberapa skema restrukturisasi per segmen di BRI bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Untuk pelaku usaha Mikro kecil dan ritel terdapat empat skema, yang telah disiapkan oleh BRI.

 Baca juga: BRI Terapkan WFH 50% di Cabang Zona Merah

Skema pertama, bagi debitur yang mengalami penurunan omzet sampai dengan 30%, akan direstrukturisasi dengan memberikan keringanan suku bunga yang diturunkan dan diberikan perpanjangan jangka waktu kredit. Skema kedua, bagi debitur yang mengalami penurunan omzet dari 30-5%, akan direstrukturisasi penundaan pembayaran bunga dan angsuran pokok selama 6 bulan.

Skema ketiga yakni bagi debitur yang mengalami penurunan omzet lebih dari 50-75%, diberikan restrukturisasi penundaan pembayaran bunga selama 6 bulan dan penundaan angsuran pokok selama 12 bulan. Skema empat, debitur yang mengalami penurunan omzet lebih dari 75%, restrukturisasinya penundaan pembayaran bunga selama 12 bulan dan penundaan angsuran pokok selama 12 bulan.

 Baca juga: Wamen BUMN Kartika Wirjoatmodjo Jadi Komisaris Utama BRI

"Mikro ada 1.281.743 debitur sebesar Rp60,61 triliun. KUR 1.232.603 debitur Rp21,91 triliun. Ritel 90.609 debitur Rp67,76 triliun. Consumer 30.877 debitur atau Rp8,42 triliun dan menengah koperasi 69 debitur Rp1,83 triliun," jelasnya.

Tak hanya restrukturisasi,Sunarso juga memberikan jaminan kepada pengusaha yang ingin mengajukan kredit modal kerja. Syaratnya adalah perusahaan tersebut tidak melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) karyawannya.

"Tidak melakukan PHK ada kebutuhan modal kerja akan diberikan. Kredit modal.kerja berisiko dijamin asuarsnsi kredit," kata Sunarso.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini