JAKARTA - Presiden Joko Widodo bersama Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto resmi mengumumkan kasus pertama virus corona atau covid-19 di Indonesia pada 2 Maret 2020.
Hal itu menandakan virus corona telah resmi berada di Indonesia sejak saat itu. Hal ini pun menuai berbagai reaksi. Ujung-ujungnya, terjadi tekanan terhadap perekonomian, termasuk dari sisi pasar modal.
Walau begitu, sejumlah perusahaan tetap mencatatkan saham perdana atau initial public offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia.
"Adanya covid-19 tidak menyurutkan masuknya perusahaan ke pasar modal," sebut Direktur Utama BEI Inarno Djajadi dalam teleconference.
Baca juga: Penurunan IHSG Tahun Ini Belum Seburuk Krisis Global 2008
Berikut ini adalah 10 perusahaan yang tetap IPO di tengah covid-19.
1. PT Metro Healthcare Indonesia Tbk (CARE)
Resmi tercatat pada Jumat 13 Maret 2020. Saham ini akan dicatatkan di Papan Pengembangan BEI sebagai perusahaan tercatat ke-17 di tahun 2020.
2. PT Makmur Berkah Amanda Tbk (AMAN)
Perusahaan ini dicatatkan di Papan Utama BEI pada Jumat 13 MAret 2020 sebagai perusahaan tercatat ke-18 di 2020.
3. PT Saraswanti Anugerah Makmur Tbk (SAMF)
Saham ini resmi tercatat pada Selasa 31 Maret 2020. Tercatat di Papan Utama BEI sebagai perusahaan tercatat ke-19 pada tahun 2020.
4. PT Karya Bersama Anugerah Tbk (KBAG)
Sahamnya resmi tercatat pada Rabu 8 April 2020. Tercatat di Papan Pengembangan BEI sebagai perusahaan tercatat ke-20 pada tahun 2020.
5. PT Sejahtera Bintang Abadi Textile Tbk (SBAT)
Tercatat pada Rabu 8 April 2020. Dicatatkan di Papan Pengembangan BEI sebagai perusahaan tercatat ke-21 di tahun 2020.
6. PT Cipta Selera Murni Tbk (CSMI)
Tercatat pada Kamis 9 April 2020. Dicatatkan di Papan Pengembangan BEI sebagai perusahaan tercatat ke-22 di tahun 2020.
(wdi)