China Kembangkan Mata Uang Digital, Penampakannya Bocor ke Publik

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 16 April 2020 10:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 16 278 2199969 china-kembangkan-mata-uang-digital-penampakannya-bocor-ke-publik-EHDXE5DhkY.png Yuan China. (Foto: Okezone.com/SCMP)

JAKARTA – China terus melakukan terobosan, salah satunya akan menciptakan dan memberlakukan uang digital resminya. Kendati masih dalam pengembangan, namun kini tengah ramai tangkapan layar atau screenshot borocan mata uang China secara digital.

Ini pertama kalinya Yuan digital muncul, setelah tangkapan layar itu bocor ke publik. Tangkapan layar mata uang digital China menunjukkan bahwa Beijing sedang melakukan perkembangan nilai tukar digital.

Baca Juga: Pusat Bisnis Kembali Buka, IMF Ramal Ekonomi China Tumbuh 1,2%

Konon uang digital tersebut berasal dari uji aplikasi seluler yang dikembangkan oleh salah satu bank terbesar milik China. Meski demikian, belum ada jadwal resmi kapan Yuan digital tersebut diluncurkan.

Mengomentari bocornya gambar Yuan digital ke publik, Lembaga Penelitian Mata Uang Digital, People's Bank of China (PBOC) selaku pengawas pengembangan proyek ini menolak mengomentari tangkapan layar uang digital China tersebut.

Baca Juga: Kapan Ekonomi RI Pulih Imbas Covid-19? Ini Kata Menkeu

Pasalnya, PBOC menilao Yuan digital tidak mungkin menunjukkan versi akhir dari mata uang tersebut. Demikian seperti dilansir dari SCMP, Kamis (16/4/2020).

China adalah negara dengan ekonomi besar pertama yang mengeksplorasi peluncuran mata uang digitalnya sendiri, yang akan dikontrol ketat oleh PBOC. Mulai dari sistem desentralisasi yang mendasari cryptocurrency seperti bitcoin dan tidak memerlukan administrasi dari otoritas pusat.

Di sisi lain, tangkapan gambar Yuan digital ini menunjukkan juga bagaimana virus corona mengubah strategi ekonomi Beijing. Gambar tersebut menunjukkan aplikasi mata uang digital memiliki beberapa fungsi dasar yang mirip dengan platform pembayaran online lainnya seperti Alipay Alibaba dan Pembayaran WeChat Tencent, yang memungkinkan pengguna untuk melakukan dan menerima pembayaran, serta mentransfer uang.

Satu fungsi yang disebut "sentuh dan sentuh" memungkinkan dua orang untuk hanya menyentuh ponsel mereka bersama untuk melakukan transfer. Yang pasti mata uang digital baru China bukan bitcoin dan bukan untuk spekulasi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini