Wall Street Menguat, Investor Berharap Stimulus Ekonomi Ditambah

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 27 Maret 2020 07:35 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 27 278 2189653 wall-street-menguat-investor-berharap-stimulus-ekonomi-ditambah-B9ASWFJryo.jpg Bursa saham Wall Street ditutup menguat (Foto: Ilustrasi Shutterstock)

JAKARTA - Wall Street ditutup menguat pada perdagangan kemarin karena investor berharap ada tambahan stimulus ekonomi dari pemerintahan AS. Bursa Saham AS menguat karena data pengangguran yang naik bisa memicu pemerintah menambah ‘vitamin’ pada ekonomi AS.

Jumlah orang Amerika yang mengajukan klaim untuk tunjangan pengangguran melonjak menjadi 3,28 juta pada minggu lalu karena lockdown atau penguncian di seluruh negara menghentikan perekonomian dan memicu gelombang PHK.

Baca Juga: Stimulus Ekonomi USD2 Triliun Disetujui, Bursa Saham Global Semringah

"Ini adalah data pertama yang mengkhawatirkan, tetapi jumlah perkiraan pengangguran mungkin lebih tinggi dari data itu sehingga sepertinya ada sedikit kelegaan di pasar," kata kepala strategi investasi di Citi Personal Wealth Management Shawn Snyder di New York, dilansir dari Reuters, Jumat (27/3/2020).

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 1.164,45 poin atau 5,49% pada 22.365,00, S&P 500 naik 117,13 poin atau 4,73% menjadi 2.592,69 dan Nasdaq Composite naik 292,52 poin atau 3,96% ke 7,676.82.

Baca Juga: Wall Street Mixed di Tengah Paket Stimulus USD2 Triliun

Semua 11 sektor S&P utama diperdagangkan lebih tinggi. Saham United Airlines, American Airlines dan Delta naik antara 4,5% dan 10%, sementara Boeing naik 15% untuk membangun reli yang kuat minggu ini.

Sebelumnya, Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan bakal bertindak "agresif" untuk menopang kredit dengan pelonggaran kebijakan moneter yang belum pernah dilakukan.

Harapan tinggi bagi DPR AS untuk meloloskan RUU stimulus USD2 triliun untuk mendukung industri yang tertekan, termasuk maskapai penerbangan, setelah Senat menyetujui proposal tersebut.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini