Stimulus USD2 Triliun Tak Mampu Bikin Dolar AS Menguat, Kenapa?

Taufik Fajar, Jurnalis · Kamis 26 Maret 2020 08:42 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 26 278 2189091 stimulus-usd2-triliun-tak-mampu-bikin-dolar-as-menguat-kenapa-dlyqcb6M6s.jpg Dolar (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Kurs dolar Amerika Serikat (AS) melemah terhadap sekeranjang mata uang utama dunia lainnya pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat karena RUU stimulus USD2 triliun meningkatkan selera risiko dan mengurangi permintaan untuk mata uang safe haven.

Melansir Reuters, Jakarta, Kamis (24/3/2020), indeks dolar turun 0,81% menjadi 101,87. Sementara Sterling melonjak 1,33% menjadi USD1,1913. Euro naik 0,91% versus greenback menjadi USD1,0885.

Bursa saham AS melonjak pada hari kedua karena para senator AS akan memilih paket legislasi bipartisan untuk mengurangi dampak ekonomi yang merusak akibat pandemi virus corona. RUU ini diharapkan menjadi undang-undang dengan cepat.

Investor juga kemungkinan mengurangi dolar menjelang data klaim pengangguran hari Kamis, yang diperkirakan akan menunjukkan lonjakan orang Amerika yang mengajukan tunjangan karena bisnis tutup di seluruh negeri dalam upaya mencegah penyebaran virus.

"Perkembangan hari ini adalah alasan yang baik untuk mengecilkan taruhan bullish pada dolar," kata Joe Manimbo, analis pasar senior di Western Union Business Solutions, di Washington.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini