Dolar AS Dianggap Safe Haven, Alasan Kurs Rupiah Bisa Terpuruk ke Rp16.000/USD

Widi Agustian, Jurnalis · Jum'at 20 Maret 2020 09:38 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 20 278 2186239 dolar-as-dianggap-safe-haven-alasan-kurs-rupiah-bisa-terpuruk-ke-rp16-000-usd-r41VQTp7rK.jpg Rupiah Melemah terhadap Dolar AS. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Perekonomian global memang tengah mengalami gonjang-ganjing sekarang ini. Pemicunya adalah virus corona atau covid-19 yang menjangkit dunia saat ini.

Hal ini pun memicu terjadinya perubahan dalam hal investasi. Kondisi yang membuat pelaku pasar tampaknya lebih memilih menyimpan dananya dalam bentuk dolar Amerika Serikat (AS).

Baca Juga: Kurs Rupiah Hari Ini, Diramal Bakal Terpuruk di Level Rp16.000/USD

Ekonom Bank Mandiri Reni Eka Puteri menuturkan, investor memang tengah mengincar dolar AS sekarang ini. Alasannya, tentu saja karena dolar AS dinilai lebih aman ketimbang instruman lainnya.

"Dolar AS masih menjadi safe haven karena dinilai sebagai aset lindung nilai di saat kondisi seperti ini," kata dia kepada Okezone, Jumat (20/3/2020).

Alhasil, dolar AS pun diramal masih akan menguat atas sejumlah mata uang dunia lainnya, termasuk nilai tukar Rupiah. Rupiah pun tampaknya bisa terpuruk kian dalam di posisi Rp16.000 per USD.

Baca Juga: Melemah 0,31%, Rupiah Dekati Level Rp16.000/USD

"(Dolar AS) masih banyak di-collect investor," kata dia.

Mengutip Bloomberg Dollar Index, Jumat (20/3/2020) pukul 09.14 WIB, Rupiah pada perdagangan spot exchange melemah 50 poin atau 0,31% ke level Rp15.962 per USD. Rupiah bergerak di kisaran Rp15.950-Rp15.962 per USD.

Sementara itu, Yahoo Finance mencatat Rupiah masih berada pada level Rp15.709 per USD. Dalam pergerakan hari ini, Rupiah berada di kisaran Rp15.709-Rp15.709 per USD.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini