Apple Prediksi Pendapatannya Turun, 2 Indeks Wall Street Anjlok

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 19 Februari 2020 08:13 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 19 278 2170655 apple-prediksi-pendapatannya-turun-2-indeks-wall-street-anjlok-fAXOSxFAYD.jpg Wall Street Melemah. (Foto: Okezone.com/Reuters)

NEW YORK - Bursa Saham Amerika Serikat (AS), Wall Street berakhir melemah dengan dua indeks utama, Dow dan S&P 500 turun. Penjualan Apple yang menurun menjadi peringatan bahwa dampak wabah virus corona berpengaruh pada perusahaan AS.

Dow Jones Industrial Average turun 165,89 poin atau 0,56%, menjadi 29.232,19, S&P 500 kehilangan 9,87 poin, atau 0,29%, menjadi 3.370,29. Sedangkan Nasdaq Composite naik 1,57 poin, atau 0,02%, menjadi 9.732,74.

Baca Juga: Penjualan Apple Lesu, Wall Street Melemah

Perusahaan teknologi paling berharga di dunia, Apple memperkirakan target penjualan pada triwulanan pertama tahun ini tidak akan mencapai target. Penyebabnya, produksi iPhone yang lebih lambat dan melemahnya permintaan di China karena virus corona. Saham Apple pun turun 1,8% pada USD319.

"Tentu saja ini bukan kabar baik, tetapi saya juga tidak menganggapnya sebagai bencana. Secara umum, investor tidak terlalu khawatir dengan berita dari Apple karena membaca teknologi atau pasar secara keseluruhan," ujar Direktur Pelaksana Perdagangan Ekuitas Wedbush Securities Michael James, dilansir dari Reuters, Rabu (19/2/2020).

Baca Juga: Wall Street Anjlok, Virus Korona Redam Optimisme Investor

Investor juga mengamati dampak virus corona pada pertumbuhan ekonomi dunia dan pendapatan dari epidemi di China. Diharapkan sentimen negatif ini hanya bersifat sementara.

Selain Apple, pembuat chip yang terpapar karena virus Corona di China adalah indeks Philadelphia SE Semiconductor merosot 1,4%. Sedangkan sektor teknologi S&P yang lebih luas. SLRCT kehilangan 0,4%

Sementara itu, saham Walmart Inc (WMT.N) naik 1,5%, setelah peritel terbesar dunia itu memperkirakan pertumbuhan online yang lambat untuk tahun ini dan melaporkan hasil yang lemah untuk kuartal liburan. Conagra Brands Inc (CAG.N) merosot 6,1% setelah perusahaan makanan kemasan menurunkan laba setahun penuh dan prospek penjualan.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini