Dolar AS Bersinar di Tengah Wabah Virus Korona

Fabbiola Irawan, Jurnalis · Rabu 12 Februari 2020 14:11 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 12 278 2167300 dolar-as-bersinar-di-tengah-wabah-virus-korona-t12eLLUg3Y.jpg Dolar AS Menguat Ditopang Ekonomi AS. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTADolar Amerika Serikat (AS) menjadi investasi menjanjikan berkat ekonomi AS meningkat. Kurs dolar juga terus meningkat karena investor mencari investasi yang paling aman di tengah menyebarnya virus corona.

Virus korona menjadi krisis kesehatan global, membuat para investor menginvestasikan uangnya ke modal yang lebih aman, seperti Dolar AS, emas dan obligasi.

Baca Juga: Indeks Dolar Melemah, Virus Korona Buat Investor Pilih Emas

"Jadi ada sejumlah faktor pendukung dolar saat ini," ungkap Kepala Strategi Mata Uang Global Brown Brothers Harriman Win Thin, dilansir CNN, Jakarta, Rabu (12/2/2020).

Penguatan dolar ditopang juga oleh keputusan The Fed yang tidak memotong suku bunga acuannya. Kemudian greenback terbantu dengan berlanjutnya pelemahan euro.

Baca Juga: Dolar AS Hajar Yen Jepang hingga Franc Swiss

Walau terus menguat, beberapa perusahaan internasional sedikit merugi karena mengganjal pendapatan labanya. Seperti Apple, pada tahun lalu menyalahkan kekuatan dolar karena menghambat pemasukkannya.

US Dollar Index sebagai pengukur mata uang di dunia, menilai dolar AS telah naik lebih dari 2,5% pada tahun ini atau naik lebih tinggi sejak Oktober lalu.

"Selain mendapat manfaat dari statusnya sebagai nilai tukar yang paling aman, dolar juga didukung oleh ekspansi berkelanjutan ekonomi AS,” ungkap Ahli Strategi di Rabobank Piotr Matys.

Untuk saat ini, kekuatan Dolar AS tetap tidak tertandingi walau diterjang efek dari wabah virus korona dan ekonomi global yang penuh ketidakpastian.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini