Dana Perlindungan Investor Pasar Modal

Sabtu 01 Februari 2020 20:14 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 01 278 2161664 dana-perlindungan-investor-pasar-modal-6QhsbnMFeZ.jpg BEI (Foto: Okezone.com)

Sejumlah perusahaan APERD yang khusus memfasilitasi transaksi reksa dana juga sudah tersedia saat ini. Bahkan gerai toko online seperti Bukalapak pun memfasilitasi transaksi reksa dana. Reksa dana bisa dipilih berdasarkan target atau kebutuhan investasi dan profil risiko nasabah.

Bagaimana dengan perlindungan investor yang di awal dipertanyakan? Di pasar modal ada lembaga yang dinamakan Securities Investor Protection Plan (SIPF). Lembaga ini mengelola dana perlindungan investor.

Setiap peserta yang terdiri atas perusahaan efek yang menjadi perantara pedagang efek (PPE) dan bank kustodian menyetorkan sejumlah dana (premi) untuk mengantisipasi risiko hilangnya dana nasabah akibat fraud, atau wanprestasi dalam transaksi.

SIPF akan melakukan pemeriksaan, verifikasi, membuat analisa untuk melakukan pembayaran, serta tindakan lain yang diperlukan sehubungan dengan klaim yang dilakukan oleh pemodal.

Dan setelah itu, melakukan tindakan untuk pengembalian (recovery) dana yang telah dikeluarkan dari Dana Perlindungan Aset Pemodal untuk pembayaran klaim berdasarkan subrogasi atas hak pemodal terhadap pihak yang telah menimbulkan kerugian, namun tidak terbatas untuk ikut serta dalam proses hukum baik di dalam maupun di luar pengadilan.

Investor yang asetnya mendapat perlindungan Dana Perlindungan Pemodal harus memenuhi persyaratan yakni menitipkan asetnya dan memiliki rekening efek pada Kustodian. Kustodian adalah bank yang memiliki izin OJK sebagai pihak yang menyimpan aset milik nasabah.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini