Dihantam Virus Korona, Investor Asing Tarik Dana Rp1,8 Triliun

Taufik Fajar, Jurnalis · Sabtu 01 Februari 2020 17:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 01 278 2161656 dihantam-virus-korona-investor-asing-tarik-dana-rp1-8-triliun-mrbJvgPBTs.jpg Ilustrasi: Pergerakan IHSG (Foto Shutterstock)

JAKARTA - Tak hanya global, pasar modal Indonesia juga terdampak virus korona atau coronavirus. Hal ini terlihat dari anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam sepekan yang turun 4,87% menjadi 5.940,048 dari 6.244,109 pada penutupan perdagangan pekan sebelumnya.

Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Sabtu (1/2/2020), investor asing mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp1,852 triliun, sedangkan sepanjang tahun 2020, beli bersih asing tercatat sebesar Rp33,58 miliar.

Baca Juga: IHSG Terdepak dari Level 6.000 Dipicu Virus Korona dan Forced Sell

Nilai kapitalisasi pasar pun selama sepekan juga mengalami perubahan sebesar 4,86% menjadi Rp6.864,267 triliun dari Rp7.214,773 triliun pada penutupan perdagangan minggu lalu.

Untuk rata-rata volume transaksi harian mengalami perubahan sebesar 20,91% menjadi 6,457 miliar unit saham dari 8,164 miliar unit saham pada pekan sebelumnya.

Baca Juga: Jelang Akhir Pekan, IHSG Anjlok Hampir 2% di 5.940

Kemudian, untuk rata-rata nilai transaksi harian mengalami perubahan sebesar 1,88% menjadi Rp6,325 triliun dari Rp6,446 triliun pada pekan sebelumnya.

Sementara, rata-rata frekuensi transaksi harian mengalami peningkatan sebesar 2,04% menjadi 418,443 ribu kali transaksi dari 410,077 ribu kali transaksi pada pekan sebelumnya. Investor asing pada hari ini mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp1,852 triliun, sedangkan sepanjang tahun 2020, beli bersih asing tercatat sebesar Rp33,58 miliar.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini