Wall Street Ditutup Menguat di Tengah Panasnya Iran-AS

Vania Halim, Jurnalis · Kamis 09 Januari 2020 08:07 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 09 278 2150905 wall-street-ditutup-menguat-di-tengah-panasnya-iran-as-zHHlvPPzJv.jpg Wall Street (Reuters)

NEW YORK - Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Rabu (8/1/2020) waktu setempat. Pergerakan bursa saham AS Ini yang tidak merata menunjukkan sensitivitas investor terhadap tanda-tanda kekacauan di Timur Tengah.

Saham-saham pun naik setelah komentar Presiden Donald Trump. Namun, terpangkas karena adanya ledakan di Baghdad.

 Baca juga: Investor Hati-Hati, Wall Street Ditutup Melemah

Melansir Reuters, Jakarta, Kamis (9/1/2020), Nasdaq mencatat rekor penutupan tertinggi dan sebagian besar sektor S&P 500 naik, sedangkan indeks energi S&P 500 (SPNY) turun 1,7% karena harga minyak merosot.

 Wall Street

Dow Jones Industrial Average naik 161,41 poin atau 0,56% menjadi 28.745,09, sedangkan S&P 500 naik 15,87 poin, atau 0,49%, menjadi 3.253,05. Sementara itu, Nasdaq Composite naik 60,66 poin, atau 0,67% menjadi 9.129,24.

 Baca juga: Serangan AS Tewaskan Jenderal Iran, Wall Street Anjlok

Pasar global telah diguncang oleh kekhawatiran tentang meningkatnya ketegangan di Timur Tengah setelah pembunuhan A.S. Mayor Jenderal Iran Qassem Soleimani yang berpengaruh pada 3 Januari. Ditambah Trump berbicara di pengarahan Gedung Putih setelah serangan rudal Iran semalam di pangkalan militer yang menampung pasukan AS di Irak.

Presiden AS mengatakan serangan itu tidak membahayakan orang Amerika dan bahwa Teheran tampaknya mundur. Sebelumnya komentar dari menteri luar negeri Iran bahwa negara itu tidak mencari eskalasi dan tweet dari Trump bahwa "Semua baik-baik saja!" Juga membantu menenangkan kegelisahan investor.

 Baca juga: Wall Street Dibuka Anjlok hingga 1%

Baik S&P 500 dan Nasdaq mencapai rekor tertinggi intraday, tetapi indeks utama memangkas kenaikan mereka di sore hari menyusul laporan dua ledakan yang terdengar di Baghdad. Setelah bel, militer Irak mengatakan dua roket jatuh di dalam Zona Hijau Baghdad tetapi tidak ada korban.

Di antara penurunan hari ini, Boeing (BA.N) turun 1,8% setelah jet 737-800 yang dibuat oleh perusahaan dan milik sebuah maskapai penerbangan Ukraina terbakar tak lama setelah lepas landas dari Teheran, menewaskan semua 176 orang di atas kapal.

Saham Walgreens Boots Alliance Inc (WBA.O) turun 5,8% setelah laba kuartalannya meleset dari ekspektasi. Saham saingannya CVS Health (CVS.N) turun 1,3%.

Pada sisi positifnya, Lennar Corp (LEN.N) berakhir naik 0,8% setelah homebuilder No. 2 AS ini mengalahkan estimasi laba triwulanan dan meramalkan penjualan rumah 2020 di atas perkiraan analis karena harga rumah yang lebih rendah dan tingkat hipotek mendorong permintaan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini