AS-Iran Memanas, Investor Larikan Aset ke Safe Haven

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Sabtu 04 Januari 2020 10:00 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 04 278 2149168 as-iran-memanas-investor-larikan-aset-ke-safe-haven-o5A9580zmO.jpg Dolar AS (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

NEW YORK - Investor bergegas ke aset safe haven setelah serangan udara Amerika Serikat (AS) di Irak menewaskan pemimpin militer tertinggi Iran.Jenderal Qassem Soleimani.

Baca Juga: Harga Minyak Meroket Imbas Hubungan AS-Iran Tak Harmonis

Mata uang safe haven seperti yen Jepang pun ke level tertinggi. Sementara indeks dolar AS melemah diguncang oleh aktivitas pabrik domestik terlemah dalam satu dekade.

"Secara keseluruhan risiko geopolitik telah meningkat secara substansial dalam semalam," katakepala strategi pasar di Cambridge Global Payments Karl Schamotta seperti dilansir Reuters, Jakarta, Jumat (4/1/2020).

"Investor benar-benar mencari tempat berlindung yang aman dan pelabuhan di tengah badai," tambahnya.

Baca Juga: Serangan AS Tewaskan Jenderal Iran, Wall Street Anjlok

Indeks dolar AS awalnya diuntungkan dari perpindahan ke aset safe haven, tetapi kenaikan itu terhapus setelah Institute for Supply Management (ISM) melaporkan bahwa sektor manufaktur mengalami kontraksi signifikan pada bulan Desember. Itu bertahan 0,03% pada hari itu di 96.873.

Sementara, Yen Jepang telah naik ke 107,82 per dolar dan terakhir naik 0,48% pada hari itu di 108,04. Yen sering dipandang sebagai surga dari risiko, mengingat status Jepang sebagai negara kreditor terbesar di dunia.

 Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Menguat 14 Poin

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini