Wall Street Dibuka Anjlok hingga 1%

Irene, Jurnalis · Jum'at 03 Januari 2020 21:11 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 03 278 2149088 wall-street-dibuka-anjlok-hingga-1-wApWCwnvXn.jpg Wall Street (Reuters)

NEW YORK - Wall Street dibuka merosot hingga 1% pada perdagangan hari ini. Halini dikarenakan adanya serangan udara AS di Irak menewaskan seorang komandan Iran, meningkatkan ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan meningkatkan selera risiko.

Melansir Reuters, New York, Jumat (3/1/2020), Dow Jones turun 279 poin atau 0,97%, sementara itu S&P 500 turun 35,75 poin atau 1,1%. Sedangkan Nasdaq 100 turun 110,5 poin atau 1,24%.

 Baca juga: Tahun Baru 2020, Wall Street Catat Rekor Tertinggi

Penurunan tersebut dikarenakan, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei bersumpah untuk membalas dendam setelah Qassem Soleimani, kepala pasukan elit Iran Quds, terbunuh dalam serangan udara di Baghdad yang disahkan oleh Presiden Donald Trump. Ketegangan yang membara membuat harga aset safe haven dianggap melonjak, sementara mengancam akan menggagalkan reli baru-baru ini di saham.

 Wall Street

Optimisme atas kesepakatan perdagangan awal antara AS dan China dan prospek global yang membaik dalam beberapa pekan terakhir telah mendorong sentimen risiko.

 Baca juga: Wall Street Menguat di Perdagangan Awal Tahun

Sebelumnya, 3 indeks utama Wall Street ditutup rekor tertinggi di perdagangan Kamis 2 Januari 2020. Hal ini dikarenakan langkah-langkah baru oleh bank sentral China untuk meningkatkan ekonominya menambah optimisme investor atas perdagangan.

Namun, setelah adanya serangan tersebut Wall Street dibuka melemah pada perdagangan Jumat ini. Apalagi, harga minyak menjadi tinggi, saham-saham perusahaan minyak utama Exxon Mobil Corp (XOM.N) dan Chevron Corp (CVX.N) masing-masing naik 1,3% dan 1,2%, dalam perdagangan premarket.

 Baca juga: Wall Street Dibuka Menguat Mendekati Rekor Baru

Marathon Oil Corp (MRO.N), Occidental Petroleum Corp (OXY.N) dan Schlumberger (SLB.N) adalah beberapa dari saham-saham yang memperoleh keuntungan tertinggi di antara saham-saham yang terdaftar di S&P 500, naik sekitar 1,7% dan 3,3%.

American Airlines Group Inc (AAL.O) dan Southwest Airlines Co (LUV.N) turun 0,8% dan 1,3% karena prospek biaya yang lebih tinggi.

Harga emas naik 1%, mendorong kenaikan di penambang seperti Newmont Goldcorp (NEM.N).

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini