Dolar AS Bangkit dari Level Terendah 6 Bulan

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Jum'at 03 Januari 2020 08:16 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 03 278 2148758 dolar-as-bangkit-dari-level-terendah-6-bulan-QQZFSfLn2X.jpg Dolar AS Menguat. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

NEW YORK - Kurs dolar Amerika Serikat (AS) menguat 0,46% terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat pagi WIB).

Dolar AS pulih dari level terendah enam bulan, setelah Desember yang suram yang membuat indeks hampir datar pada akhir 2019.

Baca Juga: Harga Minyak Awal Tahun Naik Dipicu Ketegangan Timur Tengah

Sementara itu, data ekonomi yang suram dari Jerman dan Inggris melemahkan euro dan pound karena permintaan untuk safe-haven dolar meningkat. Data Kamis dan pergerakan dolar bervariasi pada bulan Desember ketika greenback turun karena ketegangan dengan China mereda dan prospek pertumbuhan global naik.

"Tren melemahnya dolar yang kita lihat secara umum pada bulan Desember tampaknya telah sedikit berubah hari ini," kata ahli strategi mata uang di Macquarie Group Thierry Wizman seperti dilansir Reuters, Jakarta, Jumat (3/1/2020).

“Data di Inggris dan Eropa benar-benar tidak mengesankan dan jadi Anda mendapatkan kembali kekhawatiran bahwa tahun 2020 mungkin tidak sebagus pertumbuhan di Eropa dan di Inggris karena orang-orang menduga baru-baru ini beberapa minggu yang lalu,"

Baca Juga: Tahun Baru 2020, Wall Street Catat Rekor Tertinggi

Tercatat, Euro tergelincir 0,39%, menjadi USD1,117, dari Selasa ketika mencapai level tertinggi sejak awal Agustus. Terhadap dolar, pound melemah 0,87% pada USD1,314.

Namun, Wizman mengatakan dia memperkirakan kenaikan dolar hanya sementara. "Kami pikir tren masih menuju dolar yang lebih lemah terhadap mata uang utama secara keseluruhan pada tahun 2020. Itu didukung sebagian oleh pandangan bahwa pertumbuhan global akan berlanjut dan itu akan baik untuk blok non-dolar," katanya.

Perdagangan kemungkinan akan tetap melemah tipis sampai Selasa depan, ketika sebagian besar negara Eropa buka setelah liburan Epiphany hari Senin. Tetapi para pelaku pasar akan merasa lega bahwa dolar menavigasi masa liburan tanpa mengalami tekanan pasar uang yang ditakuti banyak orang.

 Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Menguat 14 Poin

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini