Tahun Baru 2020, Wall Street Catat Rekor Tertinggi

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Jum'at 03 Januari 2020 07:49 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 03 278 2148752 tahun-baru-2020-wall-street-catat-rekor-tertinggi-wUjqDMwMhO.png Wall Street Menguat (Foto: Okezone.com/Reuters)

NEW YORK - Indeks utama bursa saham Amerika Serikat (AS) Wall Street mencatat rekor tertinggi di awal tahun 2020 pada penutupan perdagangan Kamis waktu setempat ditopang stimulus ekonomi baru ekonomi China yang menambah optimisme seiring meredanya ketegangan perdagangan dan membaiknya prospek global.

Melansir Reuters, Jakarta, Jumat (3/1/2020), indeks Dow Jones Industrial Average naik 330,36 poin atau 1,16% menjadi 28.868,8, indeks S&P 500 naik 27,07 poin atau 0,84%, menjadi 3.257,85 dan indeks Nasdaq Composite naik 119,59 poin, atau 1,33% menjadi 9.092,19.

Baca Juga: Wall Street Dibuka Menguat Mendekati Rekor Baru

Indeks acuan S&P 500 mencapai rekor ke-11 dalam 14 sesi dan membukukan kenaikan persentase harian terbesar dalam tiga minggu. Indeks Dow mencatat kenaikan terbesarnya dalam hampir empat minggu, dan indeks Nasdaq yang terbesar dalam hampir tiga bulan.

Sementara itu, Bank Sentral China pada Rabu 1 Januari 2020 akan memangkas jumlah uang tunai yang harus dimiliki semua bank sebagai cadangan, yang merupakan pemotongan kedelapan sejak awal 2018. Langkah untuk menyuntikkan stimulus baru ke dalam ekonomi China mendorong pasar ekuitas di seluruh dunia.

 Ilustrasi wall street

Stimulus ekonomi di China, bersama dengan meredakan ketegangan perdagangan antara Washington dan Beijing, telah memperkuat optimisme bahwa ekonomi global akan meningkat pada tahun 2020.

"Pasar naik sepanjang hari karena berita bahwa China ada di luar sana dengan pelonggaran moneter," kata kepala strategi investasi di Inverness Counsel di New York Tim Ghriskey, "Dengan latar belakang perdagangan, itu merupakan faktor positif."

Di antara sektor S&P 500, teknologi dan industri yang keduanya memiliki eksposur tinggi terhadap ekonomi China, naik lebih dari 1% dan memimpin dalam persentase kenaikan.

Saham Apple Inc (AAPL.O), yang telah menjadi penentu sentimen perdagangan, berakhir 2,3% lebih tinggi dan melampaui USD300.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini