Dolar Berjaya Terhadap Sekeranjang Mata Uang Lainnya

Fakhri Rezy, Jurnalis · Kamis 28 November 2019 07:56 WIB
https: img.okezone.com content 2019 11 28 278 2135354 dolar-berjaya-terhadap-sekeranjang-mata-uang-lainnya-NrgAvoRwPH.jpg Dolar (Reuters)

NEW YORK - Dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat terhadap sekeranjang mata uang pada Rabu (28/11/2019) waktu setempat. Hal ini dikarenakan optimisme AS dalam perang dagangnya dengan China.

Melansir Reuters, New York, Kamis (28/11/2019), Indeks dolar terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,15% pada 98,399. Kenaikan tersebut setelah indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) naik 0,1% bulan lalu.

 Baca juga: Dolar AS Menguat Didukung Optimisme Kesepakatan Perang Dagang

Selain itu, pertumbuhan ekonomi AS sedikit meningkat pada kuartal ketiga. Hal ini diluar ekspektasi analis yang memperkirakan melambat pada kuartal III ini.

 Dolar

Data terpisah menunjukkan pesanan baru untuk barang-barang modal utama buatan AS meningkat paling banyak dalam sembilan bulan pada Oktober dan pengiriman meningkat.

 Baca juga: Sektor Manufaktur AS Membaik, Dolar AS Menguat

"Dolar pasti didukung oleh data," kata Alfonso Esparza, analis mata uang senior di OANDA di Toronto.

"The Fed telah mengisyaratkan bahwa hal itu dilakukan untuk tahun ini dan data yang baik mengesahkan pemikiran itu," katanya.

 Baca juga: Hubungan AS-China Memburuk, Indeks Dolar Menguat

Federal Reserve AS telah memangkas suku bunga tiga kali tahun ini dan mengisyaratkan siklus pelonggaran kreditnya mungkin akan berhenti. Tanda-tanda kekuatan ekonomi AS adalah memberikan kepercayaan pada para pedagang bahwa bank sentral akan mempertahankan biaya pinjaman tidak berubah untuk saat ini.

"Hal lain adalah bahwa ini pada dasarnya adalah akhir minggu untuk pasar A.S dan tidak ada yang mau eksposur dolar pendek masuk ke akhir pekan Thanksgiving," kata Esparza.

Sementara laporan baru-baru ini bahwa Amerika Serikat dan Cina mendekati kesepakatan pada fase pertama dari kesepakatan perdagangan telah membantu mendukung sentimen risiko, masih banyak ketidakpastian tentang prospek pembicaraan perdagangan.

Ketegangan perdagangan yang melekat umumnya mendukung greenback karena para investor memandang Amerika Serikat sebagai posisi yang relatif baik untuk menghadapi perang perdagangan yang penuh.

Yen Jepang, sedang diserbu oleh investor yang gelisah dikarenakan ekuitas melonjak. Pada hari Rabu, dolar naik 0,47% menjadi 109,54 yen.

Sterling naik 0,31% pada hari Rabu, pulih dari kerugian awal setelah jajak pendapat ketiga berturut-turut yang menunjukkan penyempitan memimpin untuk Partai Konservatif yang memerintah sebelum pemilihan 12 Desember Inggris.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini