Wall Street Galau Pasca-The Fed Turunkan Suku Bunga

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Kamis 19 September 2019 07:31 WIB
https: img.okezone.com content 2019 09 19 278 2106640 wall-street-galau-pasca-the-fed-turunkan-suku-bunga-4jhRy3k95F.jpg Wall Street Galau (Foto: Shutterstock)

NEW YORK - Wall Street ditutup bervariasi pada penutupan perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB) pasca-The Fed menurunkan suku bunganya sebesar 0,25%.

 Baca Juga: Wall Street Dibuka Melemah Imbas Laba FedEx Terjun hingga 14,3%

Melansir Reuters, Jakarta, Kamis (19/9/2019), indeks Dow Jones Industrial Average naik tipis 0,13% menjadi 7.147,08, indeks S&P 500 naik 0,03% menjadi 3.006,73. Sementara indeks Nasdaq Composite turun 0,11% menjadi 8.177,39.

Secara keseluruhan, indeks S&P 500 berakhir sedikit lebih tinggi pasca-Federal Reserve menurunkan suku bunga 0,25% seperti yang diharapkan banyak investor. Namun, keputusan The Fed ini memberikan sinyal yang beragam tentang langkah mereka selanjutnya.

 Baca Juga: Wall Street Menguat Menanti Penurunan Suku Bunga The Fed

Melihat kondisi perekonomian AS saat ini, langkah The Fed masih melihat adanya ketidakpastian tentang prospek dan berjanji untuk bertindak sesuai untuk mempertahankan ekspansi.

 Ilustrasi wall street

Proyeksi baru menunjukkan para pembuat kebijakan pada tingkat rata-rata yang diharapkan untuk tetap berada dalam kisaran baru sampai 2020. Namun, ada juga investor yang berharap penurunan suku bunga The Fed terus dilakukan untuk menahan kejatuhan ekonomi global dari perang perdagangan AS-China.

Ketua The Fed Jerome Powell mengatakan bahwa Fed siap menjadi agresif jika perlu.

“Dia melakukan pekerjaan yang sangat baik dengan menyampaikan pandangan bahwa ini adalah penyesuaian pertengahan siklus, tetapi jelas bahwa Fed siap untuk bertindak jika perlu melakukan lebih banyak,” kata kepala strategi pasar JonesTrading Mike O'Rourke.

Sementara itu, bank sentral juga memperlebar jurang antara bunga yang dibayarkan bank pada kelebihan cadangan dan bagian atas kisaran tingkat kebijakannya, sebuah langkah yang diambil untuk meredakan masalah di pasar uang yang mendorong intervensi pasar oleh the Fed New York minggu ini.

 Ilustrasi wall street

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini