IPO, 2 Anak Usaha Citranusa Indonesia Incar Rp1 Triliun

Feby Novalius, Jurnalis · Senin 22 Juli 2019 18:09 WIB
https: img.okezone.com content 2019 07 22 278 2082095 ipo-2-anak-usaha-citranusa-indonesia-incar-rp1-triliun-oP9Uaebasl.jpg Ilustrasi IPO (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - PT NorthCliff Citranusa Indonesia Tbk (SKYB) berencana mengantarkan dua anak usahanya melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sejak melakukan ekspansi pada tahun 2018, kini NortCliff telah menjadi grup usaha terdiri dari 10 perusahaan yang tergabung di dalamnya.

Baca Juga: IPO, Kencana Energi Incar Dana Rp410 Miliar

"Dengan penuh keyakinan target dana yang akan didapatkan dari pasar modal melalui penerbitan saham perdana ini mencapai Rp1 triliun," ujar CEO NorthCliff Indonesia Erry Sulistio dalam keterangan, Jakarta, Senin (22/7/2019).

Dua anak usaha yang akan melakukan Initial Public offering (IPO), di antaranya PT Media Delapan Visual atau yang lebih dikenal dengan NorthCliff Media Entertainment denqan bisnis Entertainmentnya, dan PT NorthCliff (NorthCliff Development) dengan bisnis propetinya.

Baca Juga: Berencana Go Public, Softex Indonesia Incar Dana Rp7 Triliun

"NorthCliff Media Entertaiment yang sebelumnya telah sukses menggelar konser dalam negeri yang salah satunya adalah penyelenggaraan mini konser duo pianis, The Piano Brothers, yang terdiri dari Elwin Henddjanto asal Indonesia dan Dominic Anthony Ferris (lnggris) pada bulan Maet lalu dan sebuah konser Group Musik legendaris International yang berasal Philadephia Amerika pada bulan Desember akhir tahun ini," tukas dia.

NorthCliff Media Entertainment juga telah menyelesaikan sebuah produksi film cerita layar lebar dengan label North Cliff Pictures yang akan segera tayang di bioskop 21 Cineplax pada bulan Agustus tahun lni.

Sementara itu, untuk NorthCliff Development yang saat ini telah memlliki 3 aset properti berasal dari akuisisi aset di mana yang saat ini dikembangkan untuk kemudian dikelola dengan hotel nilai aset Rp850 miliar.

“Kami saat ini sedang tahap negosiasi untuk melaksanakan konsorsium terkait penjamin pelaksana emisi efek dan investment banking,” ujar Erry Sulistio.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini