Melantai di BEI, Saham MNC Vision Network Menguat 9,17%

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Senin 08 Juli 2019 10:06 WIB
https: img.okezone.com content 2019 07 08 278 2075923 melantai-di-bei-saham-mnc-vision-network-menguat-9-17-c86IgQU3V5.jpg Listing MNC Vision Network Tbk (Foto: Yohana artha Uly/Okezone)

JAKARTA - PT MNC Vision Networks resmi menjadi perusahaan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) usai melakukan pencatatan saham perdana atau Innitial Public Offering (IPO) pada perdagangan hari ini, Senin (8/7/2019). Emiten berkode saham IPTV tersebut jadi perusahaan ke-22 yang melantai di BEI tahun 2019.

Perusahaan yang bergerak dalam bidang TV berbayar hingga layanan konten digital tersebut, melepas 3.522.000.000 saham baru atau 10% dari jumlah modal yang ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO. Adapun harga yang ditawarkan Rp240 per lembar saham, maka dana segar yang akan diperoleh sebesar Rp840 miliar.

 Baca juga: MNC Vision Network dan 2 Perusahaan Lain Akan Melantai di Bursa Hari Ini

Pada pembukaan perdagangan harga saham IPTV akhirnya menguat 9,17% ke level Rp262, meski di awal transaksi sempat bergerak menurun 1,67% ke posisi Rp236 dari harga penawaran umum Rp240 per saham.

 

Pergerakan harga IPTV di menit awal perdagangan tersebut ditopang oleh frekuensi transaksi sebanyak 3.361 kali dengan volume transaksi sebanyak 103.182 lot, sehingga nilai transaksi IPTV ini mencapai senilai Rp2,45 miliar.

 Baca juga: Bidik Dana IPO Rp856 Miliar, MNC Vision Networks Buka Harga Rp231-Rp243/Saham

"Mengambil langkah untuk IPO merupakan keputusan yang tepat. Ini menjadi awal perjuangan untuk masuk ke publik arena, di mana membutuhkan tanggung jawab dan bagaimana lebih keras membangun bisnis," ujar Direktur Penilaian BEI I Gede Nyoman Yetna di Gedung BEI, Jakarta, Senin (8/7/2019).

Sementara itu, Komisaris Utama MNC Vision Networks Syafril Nasution menyatakan, aksi koorporasi ini menjadi titik awal bagi perseroan untuk mengembangkan bisnisnya kedepan melalui dana publik. Di samping juga menjadi titik untuk semakin meningkatkan pelayanan bagi pelanggan.

"IPO ini merupakan titik awal dan komitmen MNC Vision Networks untuk dapat mengakses dana publik guna pengembangan usaha ke depan. Ini juga jadi titik awal untuk semakin memberikan layanan berkualitas dan makasimal pada masyarakat Indonesia," ujarnya.

Adapun perseroan berencana menggunakan dana dari IPO ini untuk pengembangan usaha broadband, pengembangan platform OTT Perseroan, termasuk untuk produksi konten original, dan modal kerja.

Dalam aksi koorporasi ini, perusahaan menunjuk MNC Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek (lead underwriter).

Bersamaan dengan IPO, perusahan juga menerbitkan waran, di mana setiap saham berhak atas satu waran untuk membeli satu lembar saham perseroan dengan harga Rp288.

Pasca IPO, PT Global Mediacom Tbk (BMTR), sebagai induk usaha masih mempertahankan 90% saham pengendali di IPTV, sebelum pelaksanaan waran. Dengan asumsi semua warant dilaksanakan, BMTR akan mengendalikan 80% dari perseroan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini