Sediakan Likuiditas bagi KPR, SMF Terbitkan Obligasi Rp2,1 Triliun

Jum'at 05 Juli 2019 11:48 WIB
https: img.okezone.com content 2019 07 05 278 2074963 sediakan-likuiditas-bagi-kpr-smf-terbitkan-obligasi-rp2-1-triliun-qG6onNmgh9.jpg SMF di BEI (Antara)

JAKARTA - PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menerbitkan obligasi penawaran umum berkelanjutan (PUB) V tahap 1 2019 senilai Rp2 triliun dan sukuk mudharabah berkelanjutan I tahap I sebesar Rp100 miliar.

"Target dana akan dihimpun selama 2 tahun dari PUB V I sebesar Rp19 triliun, sedangkan untuk Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I yaitu sebesar Rp2 triliun," kata Direktur Sekuritas dan Pembiayaan SMF, Heliantopo, di Bursa Efek Indonesia, melansir laman antaranews, Jakarta, Jumat (5/7/2019).

 Baca juga: SMF Salurkan KPR Capai Rp11,88 Triliun selama 2018

Penerbitan obligasi tersebut, kata dia merupakan bentuk komitmen SMF sebagai penyedia likuiditas jangka menengah panjang bagi KPR.

 SMF di BEI (antara)

Melalui penerbitan obligasi tersebut, kata dia lebih lanjut, SMF menawarkan tiga seri obligasi, yakni obligasi seri A dengan jumlah pokok sebesar Rp428 miliar dan tingkat bunga tetap sebesar 7,50 persen dengan jangka waktu 370 hari sejak tanggal emisi.

 Baca juga: SMF Siapkan Rp2,2 Triliun untuk KPR dengan Skema FLPP

Sementara itu, obligasi seri B mempunyai jumlah pokok sebesar Rp640 miliar dengan tingkat bunga tetap 8,50 persen berjangka waktu 3 tahun.

Sementara obligasi seri C bernilai pokok Rp932 miliar dengan bunga tetap 8,75 berjangka waktu 5 tahun.

Selain itu, SMF juga menerbitkan sukuk mudharabah I tahap I sebesar Rp100 miliar berjangka waktu 370 hari sejak tanggal emisi.

Penerbitan tersebut merupakan bagian dari sukuk mudharabah berkelanjutan I tahun 2019.

 Baca juga: SMF Raih Pendapatan Rp621 Miliar pada Semester I-2018

Obligasi tersebut, kata Heliantopo, telah memenuhi kriteria instrumen bagi Lembaga Jasa keuangan Non-Bank atas peraturan otoritas jasa keuangan No.36/POJK.05/2006 tentang perubahan atas peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.1/POJK.05/2016 tentang investasi surat berharga bagi lembaga jasa keuangan non-bank.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini