Pendapatan Naik, Rugi Indosat Turun Jadi Rp292,5 Miliar di Kuartal I

Feby Novalius, Jurnalis · Jum'at 10 Mei 2019 21:23 WIB
https: img.okezone.com content 2019 05 10 278 2054234 pendapatan-naik-rugi-indosat-turun-jadi-rp292-5-miliar-di-kuartal-i-wfq23mMgFL.jpg Foto: Indosat

JAKARTA - Rugi bersih PT Indosat Ooredoo Tbk (ISAT) tercatat mengalami penurunan pada triwulan I-2019. Rugi perusahaan telekomunikasi tercatat turun 27,8% dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya.

Melansir keterangan Indosat, Jumat (10/5/2019), tercatat rugi yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk pada kuartal I-2019 sebesar Rp292,5 miliar dibandingkan kuartal I-2018 tugi sebesar Rp405,2 miliar.

Sementara jika dibandingkan dengan akhir 2018, Indosat tercatat mengalami perbaikan kinerja sebesar 66,2%. Adapun rugi bersih Indosat pada Kuartal IV-2018, sebesar Rp864,8 miliar.

Selain itu, Indosat juga mencatatkan kenaikan pendapatan kuartal I-2019 sebesar Rp6,04 triliun atau meningkat sebesar 3,9% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp6,04 triliun.

Baca Juga: Indosat Siapkan Belanja Modal Rp30 Triliun di Tahun Ini

Pendapatan tersebut, dibukukan mayoritas dari pendapatan selular sebesar Rp4,85 triliun, pendapatan MIDI sebear Rp1,02 triliun dan pendapatan telekomunikasi tetap sebesar Rp161,6 miliar.

Pencapaian ini merupakan hasil dari penggelaran jaringan secara masif yang dimulai pada tahun lalu. EBITDA pada triwulan I-2019 meningkat sebesar 4,2% YoY menjadi Rp2,2 triliun, dengan marjin EBITDA yang solid sebesar 35,7%.

Indosat Ooredoo mencatat pengeluaran modal sepanjang triwulan I-2019 sebesar Rp2,2 triliun, tumbuh sebesar 66,4% dibanding periode yang sama tahun lalu, mempertahankan momentum intensif penggelaran jaringan 4G.

Basis pelanggan pada triwulan pertama 2019 tercatat sebesar 53,3 juta, menurun sebesar 44,6% dibandingkan triwulan I-2018, dengan rata-rata tingkat "churn" (keluar masuk pelanggan) yang terus menurun ke 8,2%.

Basis pelanggan menurun akibat implementasi aturan terkait registrasi kartu perdana yang diterapkan pada tahun 2018 lalu. Tingkat churn yang rendah mencerminkan loyalitas pelanggan yang lebih baik untuk mendukung pertumbuhan lebih lanjut.

Sepanjang triwulan I-2019 ini Perseroan menambah 12.996 4G BTS dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Saat ini Perusahaan mengoperasikan total sebanyak 22.015 BTS 4G di 422 kota dengan cakupan populasi lebih dari 81%.

Baca Juga: Pefindo Beri Rating AAA Obligasi Indosat

Pada triwulan ini, Indosat Ooredoo juga telah melunasi seluruh porsi utang bank dalam dolar AS guna semakin mengurangi resiko perubahan mata uang asing.

Layanan selular, MIDI, dan Telekomunikasi Tetap Indosat Ooredoo masing-masing memberikan kontribusi sebesar 80%, 17%, dan 3% terhadap pendapatan usaha terkonsolidasi yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2019.

Rata-rata pendapatan bulanan per pelanggan (ARPU) untuk pelanggan selular pada triwulan I 2019 adalah sebesar Rp26,5 ribu, atau naik sebesar Rp14,1 ribu dibanding triwulan I-2018.

Kinerja Indosat Ooredoo kuartal I 2019 didukung dengan berbagai inisiatif marketing dan layanan pelanggan, antara lain bersama dengan Go-Jek, IM3 Ooredoo menghadirkan Paket Online Gaspol, sebuah paket internet yang diperuntukkan khusus bagi para mitra pengemudi Go-Jek di seluruh Indonesia.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini