Turun 44%, Laba Kimia Farma Kuartal I Rp20,63 Miliar

Selasa 07 Mei 2019 11:41 WIB
https: img.okezone.com content 2019 05 07 278 2052472 turun-44-laba-kimia-farma-kuartal-i-rp20-63-miliar-gYcDM8ervU.jpg Ilustrasi: Foto Shutterstock

JAKARTA - PT Kimia Farma Tbk (KAEF) membukukan laba di kuartal pertama tahun ini sebesar Rp20,63 miliar pada kuartal I-2019, turun 44,56% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp37,21 miliar.

Namun demikian, penjualan emiten farmasi ini tumbuh 21,79% menjadi Rp1,81 triliun secara tahunan. Pertumbuhan penjualan banyak ditopang dari lini obat ethical, lisensi, dan narkotika yang tumbuh 17,76% menjadi Rp183,97 miliar, serta lini obat over the counter (OTC) dan kosmetik yang tumbuh 74,89% menjadi Rp116,11 miliar.

 Baca Juga: Kimia Farma Akuisisi Phapros Senilai Rp1,36 Triliun

Penjualan alat kesehatan dan lain lain yang diproduksi pihak ketiga juga tumbuh 141,02% menjadi Rp319,88 miliar. Begitu pula, penjualan obat generik yang diproduksi pihak ketiga tumbuh 24,56% menjadi Rp75,97 miliar. Perseroan mencatat beban pokok penjualan naik 22,16% menjadi Rp1,19 triliun, beban usaha naik 34,45% menjadi Rp578,89 miliar.

Namun, KAEF memperoleh pendapatan kurs mata uang asing sebesar Rp6,36 miliar, meningkat dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp123,55 juta. Dengan demikian, laba usaha tertekan 14,07% menjadi Rp108,93 miliar. Sebagai informasi, tahun ini perseroan menargetkan pertumbuhan penjulan sebesar 13%-15%. Maka guna untuk memenuhi target tersebut, perseroan berencana menambah 100 outlet baru.

IG Ngurah Suharta Wijaya, direktur keuangan Kimia Farma pernah bilang, perseroan telah merealisasikan penambahan 200 gerai ritel farmasi dan apotek baru pada tahun lalu. Pada tahun ini, perseroan berharap dapat menambah 100 outlet baru dengan alokasi dana sebesar Rp250 miliar - Rp300 miliar.

 Baca Juga: Danai Capex Rp4,2 Triliun, Kimia Farma Berencana Terbitkan Surat Utang

Penambahan sepanjang tahun ini memang tidak sebanyak tahun lalu. Penambahan outlet pada tahun lalu untuk memperluas cakupan pasar. Adapun, pada tahun ini perseroan bakal meremajakan outlet yang ada agar lebih optimal mendorong penjualan.

Selain menambah gerai, KAEF juga akan melakukan penambahan produk baru dengan meluncurkan varian segmen OTC dan kosmetik pada tahun ini. Adapun, rencana akuisisi rumah sakit sebagai bagian dari rencana ekspansi anorganik tahun ini, saat ini sedang berjalan.

"Untuk akuisisi RS on going, dengan beberapa target baik BUMN maupun swasta," imbuhnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini