KBLI Dapat Pinjaman Rp1,14 Triliun dari Bank Mandiri

Selasa 05 Maret 2019 13:38 WIB
https: img.okezone.com content 2019 03 05 278 2026023 kbli-dapat-pinjaman-rp1-14-triliun-dari-bank-mandiri-MBcgkr8cpm.jpg Foto: Harian Neraca

JAKARTA– Danai pengembangan bisnis usahanya, PT KMI Wire and Cable Tbk (KBLI) meraih fasilitas pinjaman senilai Rp1,14 triliun dari PT Bank Mandiri Tbk (BMRI). Hal itu tertuang dalam perjanjian kredit antara KBLI dan Bank Mandiri tanggal 1 Maret 2019.

Melansir Harian Neraca, Selasa (5/3/2019), Kata Sekretaris Perusahaan KBLI Made Yudana, fasilitas pinjaman itu akan memperkuat kondisi keuangan perseroan terutama modal kerja. Diharapkan dengan pinjaman tersebut akan meningkatkan kinerja perseroan. Dijelaskannya, fasilitas pinjaman tersebut terdiri dari modal kerja Rp1 triliun dan treasury line senilai USD10 juta.

Adapun suku bunga pinjaman dengan jangka waktu 12 bulan itu dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Bank Mandiri. Selanjutnya, perseroan menjaminkan aset-aset perseroan berupa tanah bangunan, mesin peralatan, persedian, dan piutang perseroan. Adapun nilai aset tersebut lebih dari 50% dari jumlah kekayaan bersih perseroan.

Baca Juga: Jeda Sesi I, IHSG Anjlok 1,1% ke Level 6.416

Tahun ini, perseroan mengincarpertumbuhan penjualan sebesar 17%.Perseroan mengungkapkan, penjualan kepada PT PLN (Persero) masih memberikan kontribusi besar terhadap penjualan tahun ini. Di mana perseroan mengharapkan dapat memberikan kontribusi sebesar 60% terhadap total penjualan. Hingga kuartal III/2018, pendapatan dari PLN Rp1,25 triliun atau 48,07% terhadap total pendapatan Rp2,60 triliun.

Perseroan memperkirakan pasar aluminium yang didominasi PLN, diharapkan dapat tumbuh signifikan. Hal ini karena target pemerintah untuk mempercepat program 35.000 MW yang direncanakan selesai awal 2020.Sebagai informasi, perseroan memiliki total kapasitas produksi kabel listrik sebesar 75.000 MT, yang terdiri dari kabel listrik tembaga sebesar 30.000 MT dan kabel listri aluminium sebesar 45.000 MT.

Baca Juga: Standchart Raih Laba Bersih Rp536 Miliar di 2018

KMI Wire and Cable memproduksi beberapa jenis kabel seperti kabel untuk bangunan, kabel untuk distribusi daya, kabel listrik tegangan menengah, kabel saluran udara, dan kabel saluran tanah. Pada akhir 2017, kapasitas produksi kabel listrik tembaga perseroan mencapai 30.000 metrik ton, kanbel listrik aluminium sebesar 45.000 ton, kawat tembaga sebesar 15.000 ton, sedangkan kapasitas produksi kawat aluminium sebesar 15.000 ton.

Pada tahun 2018, perseroan menganggarkan belanja modal sebesar Rp133 miliar yang sebagian besarnya akan digunakan perseroan untuk investasi mesin produksi. Sumber pendanaan capex tersebut berasal dari dana internal dan pinjaman perbankan.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini