Dolar AS Lesu, Ini Penyebabnya

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Selasa 26 Februari 2019 08:08 WIB
https: img.okezone.com content 2019 02 26 278 2022815 dolar-as-lesu-ini-penyebabnya-GB13xZitzH.jpg Ilustrasi: Dolar AS Melemah (Foto: Okezone)

NEW YORK - Kurs dolar Amerika Serikat (AS) melemah terhadap mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), karena selera investor terhadap greenback berkurang.

Mengutip Xinhua, Selasa (26/2/2019), indeks dolar yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,10% menjadi 96,4125 pada akhir perdagangan.

 Baca Juga: Rupiah Menguat Lagi, Pagi Ini ke Rp13.995/USD

Investor menunjukkan optimisme yang meningkat bahwa China dan Amerika Serikat akhirnya dapat mencapai kesepakatan perdagangan dan menghindari kenaikan tarif yang diberlakukan satu sama lain.

Perpanjangan dari pembekuan tarif yang seharusnya berakhir pada 1 Maret telah diharapkan banyak pihak. "Tetapi konfirmasi kemarin adalah salah satu perkembangan paling penting," kata kepala strategi pasar di Bannockburn Global Forex, Marc Chandler.

 Baca Juga: Sore Ini Rupiah Menguat ke Rp14.017/USD

Namun, mata uang negara-negara berkembang masih rentan terhadap likuiditas global yang lebih ketat, kekhawatiran pertumbuhan dan perdagangan, serta sentimen risiko terkait, menurut catatan penelitian oleh UBS AG yang dikeluarkan pada Senin.

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi 1,1364 dolar AS dari 1,1338 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,3102 dolar AS dari 1,3060 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi 0,7175 dolar AS dari 0,7133 dolar AS.

Dolar AS dibeli 111,13 yen Jepang, lebih tinggi dari 110,69 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 1,0002 franc Swiss dari 1,0001 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3193 dolar Kanada dari 1,3138 dolar Kanada.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini