Investor Bisa Salurkan Zakat Saham, Begini Caranya

Ulfa Arieza, Jurnalis · Jum'at 11 Mei 2018 16:41 WIB
https: img.okezone.com content 2018 05 11 278 1897121 investor-bisa-salurkan-zakat-saham-begini-caranya-wbwAvJlubS.jpg Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Shutterstock)

JAKARTA - Investor pasar modal bisa menyalurkan zakat dan sedekah dalam bentuk saham melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Program zakat saham sendiri sudah diluncurkan sejak November tahun lalu setelah melalui kajian Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Deputi Baznas Arifin Purwakananta menjelaskan, sejak diterbitkan program zakat saham ini masih kecil peminatnya. Oleh karena itu, guna meningkatkan literasi tentang zakat saham sekaligus mendorong tingkat pembayaran zakat saham maka Basnaz akan membuka gerai zakat saham di Jabodetabek selama Ramadan ini.

Zakat saham ini merupakan kerjasama Basnaz dengan PT Henan Putihrai Sekuritas.

IHSG Cetak Rekor Tertinggi Baru dengan Ditutup Naik 33,70 Poin

"Kami akan meluncurkan 36 gerai zakat saham, untuk pertama di Gedung Bursa Efek Indonesia, selanjutnya akan dibuka di mal serta perkantoran di Jabodetabek untuk bisa menerima zakat saham. Kami juga menerima pembayaran zakat saham di kantor cabang Basnaz di daerah," ujarnya di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (11/5/2018).

Bagi investor yang berniat untuk menyalurkan zakat saham, maka bisa dengan mendatangi gerai tersebut atau langsung menghubungi Basnaz.

"Selanjutnya, kami akan datang dan menjelaskan kepada investor tata cara pembayaran zakat saham, sekaligus memberikan formulir pembelian zakatnya," jelas dia.

IHSG Cetak Rekor Tertinggi Baru dengan Ditutup Naik 33,70 Poin

Setelah investor menyalurkan zakatnya dalam bentuk saham selanjutnya akan dilakukan proses pemindahan saham ke dalam rekening Basnaz.

Adapun saham yang masuk dalam kategori zakat uang dan surat berharga. Batasan nishab untuk zakat uang dan surat berharga adalah ekuivalen dengan 85 gram emas serta kepemilikan minimal satu tahun. Sedangkan kadar yang dikeluarkan adalah 2,5%.

Untuk minimal saham yang disalurkan sebagai zakat adalah satu lot di mana saham tersebut masuk dalam kategori Jakarta Islamic Indeks (JII). Sementara untuk sedekah saham tidak ada batasan tertentu.

Zakat dan sedekah yang dikeluarkan pemilik saham akan disalurkan kepada mustahik yang membutuhkan melalui Basnaz, melalui program Zakat Community Development.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini