Mayora Tawarkan Kupon Obligasi 8,5-9,5%

Koran SINDO, Jurnalis · Jum'at 20 Januari 2017 10:28 WIB
https: img.okezone.com content 2017 01 20 278 1596346 mayora-tawarkan-kupon-obligasi-8-5-9-5-88hOv1XroU.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT Mayora Indah Tbk (MYOR) berencana menerbitkan obligasi melalui Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) I Mayora Indah Tahap I Tahun 2017 sebesar Rp500 miliar dengan kisaran kupon 8,5-9,5%.

Perseroan optimistis aksi korporasi ini dapat diserap pasar. Hal tersebut didukung dengan pengalaman perseroan selama 40 tahun dan telah menjadi market leader di pasarnya.

”Obligasi ini ditawarkan di kisaran bunga antara 8,5-9,5% untuk seri A bertenor 5 tahun, dan 8,75-9,5% untuk seri B bertenor 7 tahun,” kata Direktur Utama Mayora Indah Andre Sukendra Atmadja dalam paparan publik perseroan di Jakarta kemarin.

Dia menjelaskan, dana dari hasil emisi obligasi akan dipergunakan untuk pelunasan Sukuk Mudharabah II Mayora Indah Tahun 2012 yang akan jatuh tempo pada bulan Mei 2017. Masa penawaran awal obligasi akan dimulai pada 18 Januari 2017 dan ditutup pada 1 Februari 2017.

”Sebagian atau sekitar Rp250 miliar untuk pelunasan sukuk mudharabah. Adapun, sisanya akan digunakan sebagai modal kerja perseroan,” ungkapnya.

Penjamin Pelaksana emisi obligasi ini adalah PT Mandiri Sekuritas, PT Danareksa Sekuritas, PT BCA Sekuritas dan PT Sucorinvest Central Gani. Diperkirakan, obligasi ini akan mendapat penyertaan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada pertengahan Februari mendatang. Selain itu, obligasi ini juga telah mendapatkan peringkat idAA- dari Pefindo.

”Kami berharap obligasi ini akan terbit dan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada minggu terakhir bulan Februari 2017,” papar dia.

Direktur Mayora Indah David W Atmadja menjelaskan, perseroan pada tahun ini menganggarkan belanja modal (capital expenditure /capex) sekitar Rp600 miliar hingga Rp900 miliar. Nilai capex tahun ini tidak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

”Sumber dananya dari kas internal dan akan digunakan untuk menjaga pertumbuhan produksi,” kata David.

Dia menyebutkan, dana tersebut akan dipergunakan untuk mendukung bisnis perusahaan pada tahun ini. Dana yang termasuk capex rutin di antaranya digunakan untuk penambahan produksi perseroan.

David optimistis Mayor akan mencatat kinerja yang lebih baik lagi pada tahun ini. Sedangkan capaian tahun 2016, angka penjualan diperkirakan mencapai Rp18 triliun dan laba bersih Rp1,3 triliun.

”Tahun ini kami memperkirakan penjualan dapat tumbuh 15-20% dibanding pencapaian tahun 2016. Untuk laba, akan bertumbuh secara proporsional,” ucapnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini