Sukuk Mudharabah Jadi Acuan IPO BRI Syariah

Danang Sugianto, Jurnalis · Kamis 17 November 2016 14:17 WIB
https: img.okezone.com content 2016 11 17 278 1543987 sukuk-mudharabah-jadi-acuan-ipo-bri-syariah-xxrLV7OHeC.jpg Ilustrasi BRI. (Foto: Okezone)

JAKARTA - BRI Syariah telah mencanangkan rencana untuk melantai di pasar modal dengan melakukan penawaran perdana saham (initial public offering/IPO) di 2018. Namun perseroan mau melihat antusiasme investor pasar modal terhadap Sukuk Mudharabah Subordinasi I BRI Syariah yang telah dicatatkan hari ini.

"Hari ini kan kami mengetes kondisi pasar dulu, dengan adanya ini, kalau dilihat dari kondisi pasar ini misalnya terjadi persamaan dengan tahun depan, ya berarti laku," kata Direktur Utama Bank BRI Syariah Moch. Hadi Santoso di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (17/11/2016).

Sekadar informasi, Sukuk Mudharabah BRI syariah diterbitkan sebanyak-banyak sebesar Rp1 triliun, dengan jangka waktu atau tenor selama 7 tahun. Sukuk mudharabah tersebut imbal hasilnya bersifat floating, dengan frekuensi pembayaran dalam kurun waktu triwulan.

Hadi mengaku pertimbangan tersebut lantaran melihat gejolak pasar modal yang terjadi beberapa hari kemarin. Anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuat pihaknya mempertimbangkan kembali rencana IPO tersebut. "Saya kan masih harus bernafas dulu. Kalau jujur, dengan kejadian trump effect ini pasar langsung bergejolak," imbuhnya.

Sementara pada rencana awal, BRI Syariah akan melakukan IPO dengan melepas saham sebanyak-banyaknya 20% dari total modal yang disetor penuh. Perseroan berharap bisa meraup dana hasil IPO sebesar Rp1 triliun.

Sekadar informasi, hingga akhir September 2016 aset BRI Syariah meningkat 12,07% dibanding periode yang sama di tahun sebelumnya dari Rp22,81 triliun menjadi Rp24,53 triliun. Sementara untuk laba BRI Syariah mencapai Rp129,16 miliar, atau naik 9,96% jika laba dibandingkan periode yang sama di 2015 sebesar Rp117,46 miliar.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini